Attention!
This Information should not be used to diagnose or treat.
it is not meant to take the place of consultation with healthcare professional. if you have concerns, you should contact your healthcare provider for a screening
Skala ini disusun oleh Annastasia Ediati, S.Psi., M. Sc., Ph.D., Psikolog.
Marriage Resilience
Kemampuan pasangan suami istri untuk bangkit dari peristiwa yang menekan dan mampu beradaptasi akan peristiwa menekan tersebut.
Kasus perceraian
-Data Statistik Indonesia menyatakan bahwa per tahun 2022, terdapat ada 516rb kasus perceraian, hal ini berarti terdapat 1400 kasus perceraian untuk setiap harinya.
WELCOME TO
Marriage Strength ResilienceTest
Manfaat
Membantu pasangan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam hubungan perkawinan dengan melihat persepsi terhadap adversitas dan fleksibilitas, keterhubungan dan kolaborasi pasangan, optimisme serta keterbukaan komunikasi pasangan. Evaluasi resiliensi membantu pasangan untuk memahami cara mengatasi tantangan, meningkatkan komunikasi, dan memperkuat ikatan emosional, sehingga meningkatkan kelangsungan hubungan perkawinan.


FOKUS
Persepsi pasangan terhadap adversitas dan fleksibiltas, bagaimana pasangan saling keterhubungan dan kolaborasi, dan optimisme serta keterbukaan komunikasi yang terjadi dalam perkawinannya.